Pembentukan karakter dan kebiasaan hidup yang berkualitas harus dimulai sejak usia dini, terutama saat anak memasuki masa transisi menuju remaja di lingkungan sekolah. Pada fase ini, kesadaran akan perawatan diri bukan hanya berkaitan dengan penampilan fisik semata, melainkan merupakan bentuk perlindungan pertama terhadap berbagai ancaman penyakit menular di ruang publik. Seringkali, kurangnya perhatian terhadap kebersihan anggota tubuh menjadi pintu masuk bagi infeksi kulit, gangguan pencernaan, hingga penurunan kepercayaan diri dalam berinteraksi sosial. Menyadari tantangan tersebut, diperlukan sebuah gerakan edukasi yang interaktif untuk memperkenalkan konsep self-care sehat yang mencakup praktik kebersihan harian secara menyeluruh guna mencetak generasi yang kuat, bugar, dan peduli pada kesehatan diri sendiri.
Penerapan standar kebersihan di sekolah dimulai dengan penguatan kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun pada saat-saat krusial, seperti sebelum makan dan setelah dari kamar mandi. Di wilayah Bengkulu, para praktisi kesehatan lingkungan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan demonstrasi langkah-langkah cuci tangan yang benar sesuai standar medis. Fokus utama dari kegiatan yang dijalankan oleh HAKLI Bengkulu adalah untuk membekali para pelajar dengan pemahaman mengenai kuman dan bakteri yang tidak kasat mata namun ada di sekitar mereka. Melalui materi ajarkan personal hygiene, para siswa diajak untuk memahami bahwa tindakan sederhana ini dapat memutus rantai penularan virus dan bakteri secara efektif, sehingga mereka tetap dapat belajar dengan fokus tanpa gangguan masalah Self-Care Sehat yang sebenarnya dapat dicegah.
Selain kebersihan tangan, edukasi mengenai perawatan gigi, mulut, dan kebersihan kulit juga menjadi bagian penting dari kurikulum kesehatan sekolah. Siswa diberikan pengetahuan mengenai pentingnya mandi secara teratur, mengganti pakaian yang bersih setiap hari, serta menjaga kerapian kuku dan rambut. Penekanan pada aspek bagi siswa juga mencakup edukasi mengenai kesehatan reproduksi dasar bagi remaja yang mulai mengalami perubahan fisik pubertas. Dengan memberikan informasi yang akurat dan ilmiah, sekolah membantu siswa untuk memahami cara merawat tubuh mereka dengan benar tanpa rasa canggung atau salah persepsi. Perawatan diri yang baik terbukti mampu meningkatkan citra diri yang positif, yang pada gilirannya akan berdampak pada performa akademik dan keterampilan sosial mereka di lingkungan sekolah.